Ada yang ditanyakan?
Klik untuk Lapor whatsapp dengan POPT
● online 628125896873
● online 6281293229073
● online
- Pupuk Hayati Cair (DakarZ) Kemasan 1 Liter....
- Benih PB 42 (Unggul)....
- Benih Siam Madu (Unggul)....
- Pupuk N 12% & P 60% (Ultradap) Kemasan 1 kg....
- Pembenah Tanah Majemuk (Procal) Kemasan 1 kg....
- Insektisida Bahan Aktif Dimehipo (Sidatan) Kemasan....
- Belerang 1 kg (Bahan Bubur California)....
- Bakterisida / Fungisida Bahan Aktif Tembaga Oksida....
Dinas Pertanian TPH Kabupaten Barito Kuala Pusat Pelayanan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT)
- Peringatan Dini Hama WBC (wereng batang coklat), amati tanaman padi dengan menyilak / membuka di bagian batang, segera kendalikan populasi WBC dengan gerakan massal di kelompok tani
- Peringatan Dini Penyakit Tungro, Kendalikan populasi vector penyebar virus tungro, yaitu wereng hijau. Gerakan pengendalian secara berkelompok
- Peringatan Dini Penyakit Jamur Bercak Coklat Bergaris (Cercospora) segera Kendalikan dengan Fungisida
- Peringatan Dini Kekeringan pada Tanaman Padi dan Hortikultura pada Musim Hujan (Oktober-Maret) Tahun 2026
- Peringatan Dini Penyakit Hawar Daun Bakteri (Kresek) segera Kendalikan dengan Bakterisida
Ubinan Padi MH 2024/2025 di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Alalak
Pemilik Lahan : Juhrakani
Poktan : Suka Maju
Desa : Tanjung Harapan
Varietas : Siam Barabai
Luasan : 0,5 Ha
Awal Tanam: November
Panen : Maret Awal
Jmlh rumpun : 12×12
Jmlh anakan :
Rumpun 1: 11
Rumpun 2: 11
Rumpun 3: 8
Rumpun 4: 10
Rumpun 5 : 11
Jumlah bulir padi : 236 bulir
Pupuk yg digunakan :Pemilik Lahan : Juhrakani
Poktan : Suka Maju
Desa : Tanjung Harapan
Varietas : Siam Barabai
Luasan : 0,5 Ha
Awal Tanam: November
Panen : Maret Awal
Jmlh rumpun : 12×12
Jmlh anakan :
Rumpun 1: 11
Rumpun 2: 11
Rumpun 3: 8
Rumpun 4: 10
Rumpun 5 : 11
Jumlah bulir padi : 236 bulir
Pupuk yg digunakan :
1. Urea : 50 kg
2. Phonska (NPK): 50 Kg
3. Furadan : 2 Kg
Regen : 350 ml
Catatan : Karena Kurangnya Pemupukan sehingga mempengaruhi jumlah anakan dan karena air dalam sehingga tidak bisa melakukan pemupukan secara maksimal
OPT : Walang Sangit, Burung, Tikus
Berat Ubinan (2,5mx2,5m) : 2,550 kg x 1.600 = 4,080 Ton/
1. Urea : 50 kg
2. Phonska (NPK): 50 Kg
3. Furadan : 2 Kg
4. Regen : 350 ml
Catatan : Karena Kurangnya Pemupukan sehingga mempengaruhi jumlah anakan dan karena air dalam sehingga tidak bisa melakukan pemupukan secara maksimal
OPT : Walang Sangit, Burung, Tikus
Berat Ubinan (2,5mx2,5m) : 2,550 kg x 1.600 = 4,080 Ton/Ha

Ubinan Padi MH 2024/2025 di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Alalak
Pemetakan lubang aktif tikus Tgl 18 September 2024 Poktan : Sumber Rezeki Desa : Karang Indah Kec : Mandastana Panjang... selengkapnya
18 Agustus 2023 Varietas pandak kembang Hasil ubinan demplot DAKARZ Unit I 4,2 kg = 6,7 ton / ha Unit... selengkapnya
Demplot Pupuk Hayati (DakarZ) oleh petani padi di Kecamatan Anjir Pasar untuk penanganan OPT Tungro. pupuk hayati DakarZ merupakan... selengkapnya
Pengamatan DPI (Kekeringan) Padi Lokal dan Unggul di Desa Tabing Rimbah dan Puntik Tengah Kecamatan Mandastana.Keadaan air saat ini di... selengkapnya
10.01.2024 Kewaspadaan opt gapoktan margomolyo desa karang buah kecamatan Belawang
23.04.2024 Pengamatan OPT (Tungau Merah) Padi Lokal Siam di Desa Waringin Kencana Kecamatan Wanaraya. Rekomendasi segera dilaksanakan oleh petani.
Monitoring OPT/DPI Hari, tgl : Kamis, 17-04-2025 Poktan : Sinar Merata Desa : Anjir Pasar Kota Kec : Anjir Pasar... selengkapnya
Monitoring OPT-DPI Rabu, 16 April 2025 Desa : Sungai Raya Komoditas : Padi Lokal Varietas: Siam rukut Umur : 20-30... selengkapnya
Monitoring OPT/DPI Tanaman Pangan, Pengamatan Keliling Hari/Tanggal : Kamis, 30-05-2024 Poktan : Berkat Mufakat Desa : Anjir Pasar Lama Kecamatan... selengkapnya
Monitoring OPT – Di di Puntik Dalam 17 Juli 2025 Siam Kabul, siap panen tgl 25 Juli 2025
PENANGANGANAN PENYAKIT TUNGRO DENGAN PUPUK HAYATI “DAKARZ” Pupuk Hayati Cair merk DAKARZ mengandung beberapa mikroba fungsional yaitu : Pseudomonas flourescens,… selengkapnya
Rp 65.000





Saat ini belum tersedia komentar.