● online
- Pupuk P 52% & K 34% (MKP) Kemasan 1 kg....
- Benih Siam Madu (Unggul)....
- Benih Padi Hibrida (Sembada 626)....
- Pupuk Hayati Cair (DakarZ) Kemasan 1 Liter....
- Fungisida Bahan Aktif Propineb (Antracol) Kemasan ....
- Pupuk N 12% & P 60% (Ultradap) Kemasan 1 kg....
- Bakterisida / Fungisida Bahan Aktif Tembaga Oksida....
- Benih PB 42 (Unggul)....
Dinas Pertanian TPH Kabupaten Barito Kuala Pusat Data dan Informasi Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT)
- Peringatan Dini Hama WBC (wereng batang coklat), amati tanaman padi dengan menyilak / membuka di bagian batang, segera kendalikan populasi WBC dengan gerakan massal di kelompok tani
- Peringatan Dini Penyakit Tungro, Kendalikan populasi vector penyebar virus tungro, yaitu wereng hijau. Gerakan pengendalian secara berkelompok
- Peringatan Dini Penyakit Jamur Bercak Coklat Bergaris (Cercospora) segera Kendalikan dengan Fungisida
- Peringatan Dini Kekeringan pada Tanaman Padi dan Hortikultura pada Musim Hujan (Oktober-Maret) Tahun 2026
- Peringatan Dini Penyakit Hawar Daun Bakteri (Kresek) segera Kendalikan dengan Bakterisida
Pengamatan OPT (Layu Bakteri) Pisang di Desa Antar Baru Kecamatan Marabahan
Pengendalian sumber serangan Penyakit darah pada pisang, yang juga dikenal sebagai Blood Disease Bacterium (BDB) atau layu bateri disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum
Desa : Antar Baru
Kec : Marabahan
Luas pengendalian : 1 ha
Tindakan pengendalian :
1. Aplikasi PGPR
2. Eradikasi tanaman terserang
- Bakteri Ralstonia solanacearum.
- Bakteri ini menyerang pembuluh batang pisang melalui akar dan mengeluarkan cairan berwarna merah darah.
- Daun menguning, layu, dan menghitam.
- Muncul garis-garis kuning atau cokelat pada pembuluh tanaman.
- Bakteri mengeluarkan lendir berwarna kuning pucat pada rongga udara di pangkal daun.
- Buah pisang bisa matang lebih awal dan berubah warna di bagian dalam.
- Melalui bahan tanaman atau buah yang terinfeksi.
- Melalui serangga yang hinggap pada bunga yang sakit dan kemudian pada bunga sehat.
- Melalui air, alat pertanian, dan tanah yang terkontaminasi.
- Rotasi tanaman dengan tanaman bukan inang.
- Menggunakan bibit pisang yang sehat dan bebas penyakit.
- Membersihkan alat pertanian dan lingkungan kebun secara teratur.
- Pemusnahan tanaman yang terinfeksi.
- Penggunaan asap cair (uji in vitro).
- Penerapan teknik pengendalian hayati.

Pengamatan OPT (Layu Bakteri) Pisang di Desa Antar Baru Kecamatan Marabahan
Gerdal OPT Tungro di Desa Anjir Pasar Kota, Kecamatan Anjir Pasar. Gerakan pengendalian vector tungro, yaitu wereng hijau menggunakan insektisida... selengkapnya
Gerdal OPT (Tikus) Pra Tanam Padi MH 2024/2025 di Gapoktan Desa Pendalaman Kecamatan Barambai
Laporan Gerakan Pengendalian OPT tan. Pangan* Hari /Tanggal : Senin, 14 Juli 2025 Provinsi : Kalimantan Selatan Kabupaten : Batola... selengkapnya
Gerdal OPT Tungro Kec : Mekarsari Desa : Tinggiran Tengah Poktan : Padi Lestari Intensitas : 10 % Populasi :... selengkapnya
Pengamatan Keliling OPT-DPI Padi Lokal Siam di Desa Teluk Tamba Kecamatan Tabukan. OPT belum terlihat, lacakan aman dan lahan masih... selengkapnya
14.03.2024 Pengamatan OPT-DPI Padi Lokal Tahun 2024 di Desa Beringin Kencana Kecamatan Tabunganen. Kondisi banyak lacakan dan pertanaman baru tanam.... selengkapnya
Pengamatan OPT (Tungro) Padi Lokal Siam MK 2025 di Desa Kolam Kiri Kecamatan Wanaraya. Pemakaian pupuk hayati yg kedua kali... selengkapnya
Monitoring OPT-DPI Kecamatan : Anjir Muara Desa : Anjir Serapat Baru Komoditas : Padi Varietas : Padi Lokal OPT :... selengkapnya
Pengamatan Keliling OPT-DPI Hari/Tanggal : Selasa, 4 Juni 2024 Kabupaten : Barito Kuala Kecamatan : Tabunganen Desa : Sungai Teras... selengkapnya
Bimtek pembuatan Agensi Hayati PGPR di Kecamatan Mekarsari
Print PDF
Rp 45.000






Saat ini belum tersedia komentar.