Ada yang ditanyakan?
Klik untuk Lapor whatsapp dengan Koordinator POPT
● online 628125896873
● online
- Pupuk Hayati Cair (DakarZ) Kemasan 1 Liter
- Benih Galur MR 219 (Unggul)
- Pupuk N 12% & P 60% (Ultradap) Kemasan 1 kg
- Fungisida Bahan Aktif Propineb (Antracol) Kemasan
- Benih Siam Madu (Unggul)
- Pupuk P 52% & K 34% (MKP) Kemasan 1 kg
- Benih PB 42 (Unggul)
- Bakterisida / Fungisida Bahan Aktif Tembaga Oksida
Dinas Pertanian TPH Kabupaten Barito Kuala Pusat Pelayanan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT)
- Peringatan Dini Hama WBC (wereng batang coklat), amati tanaman padi dengan menyilak / membuka di bagian batang, segera kendalikan populasi WBC dengan gerakan massal di kelompok tani
- Peringatan Dini Penyakit Tungro, Kendalikan populasi vector penyebar virus tungro, yaitu wereng hijau. Gerakan pengendalian secara berkelompok
- Peringatan Dini Penyakit Jamur Bercak Coklat Bergaris (Cercospora) segera Kendalikan dengan Fungisida
- Peringatan Dini Banjir pada Tanaman Padi dan Hortikultura pada Musim Hujan (Oktober-Maret) Tahun 2025/2026
Peringatan Dini !!! Penyakit Tristeza Jeruk (CTP)



Waspada !!!
WASPADA TRISTEZA JERUK sudah terdeteksi di pertanaman
Penyakit Tristeza pd jeruk sudah mulai ada dipertanaman Jeruk kita , khususnya .Kelompok Tani: Berkat Tani Desa Tandipah Kecamatan Sei Tabuk Kabupaten Banjar
Penyakit ini cukup berbahaya karena serangan dilapangan akan cepat menyebar apabila kondisi iklim seperti sekarang hujan yg tidak merata tetapi selalu ada sehingga, akan membuat tanaman jeruk stres dan akan muncul pertunasan” baru/ pucuk muda yg sangat disukai oleh vektor penyakit CTV, apa lagi patogen penyakit sudah ada di pertanaman, tentunya akan terjadi infeksi baru pada pertanaman yg sehat.
Penyakit Tristeza
Disebabkan oleh Virus/ CTV ( Citrus Tristeza Virus).
Penyakit ini sangat merugikan secara ekonomis karena produksi jeruk akan sangat berkurang karena serangannya membuat daun menjadi menguning, ditandai helai daun kuning (lamina) dengan tulang daun hijau dan daun kaku ., seperti kekurangan unsur hara, dan bahkan buah prematur artinya tidak sampai matang sudah menguning dan akan rontok.yang barang tentu hal ini akan merugikan petani jeruk karena akan menurunkan produksi
Patogen penyakit tidak serta merta ada di lahan pertanaman. Patogen bisa terbawa oleh bibit jeruk ( okulasi) yang sudah terinfeksi.
Rangkaian infeksi bisa terjadi dari mata tempel dari pohon yang sudah terinfeksi. Terbawa kelahan dan pada kondisi iklim sekarang sangat mendukung terbentuk pertunasan baru, ada hama Kutu coklat ( Toxoptera citridae), atau kutu hitam ( Toxoptera aurante yg merupakan vektor penyakit Tristeza. Sehingga infeksi baru akan cepat terjadi.
Saran pengendalian
Karena penyakit ini sangat merugikan sebaiknya kita tidak menakut nakuti petani, tetapi kita beri solusi
1. Mengendalikan vektor penyakit,dengan Cairan bubur california ( bagian yg beningnya) dengan perbandingan 1:10, apabila populasi cukup banyak bisa dengan pestisida yg dianjurkan dan masih ada ijin edarnya.
2. Kegiatan pengendalian tersebut dibarengi dengan memberikan pupuk pada tanaman, yaitu pupuk lengkap + pupuk mikro.
3 Apabila pada pertunasan berikut, tanaman jeruk masih memperlihatkan gejala yang sama / menguning. Maka mau tidak mau tanaman harus di Etadikasi. Karena akan menjadi sumber infeksi pada tanaman jeruk yang sehat..
Peringatan Dini !!! Penyakit Tristeza Jeruk (CTP)
Monitoring DPI Tanaman habis terendamDesa karya jadi dan Karya makmur Kec. Tabukan
Gerdal OPT (Tungro) Padi Lokal Siam MK 2025 di Desa Samuda Kecamatan Belawang
Gerdal OPT (Tungro) Padi Lokal Siam MK 2025 di Desa Karang Dukuh Kecamatan Belawang. Gerakan pengendalian dilakukan untuk mengurangi penyebaran... selengkapnya
Monitoring OPT tanaman cabai dan bawang merah di desa danau karya kecamatan anjir pasar
Monitoring OPT/DPI Rabu 27 Maret 2025 Desa : Tanjung Harapan Kec : Alalak Komoditi : Padi Varietas : lokal dan... selengkapnya
28.03.2024 Pengamatan OPT-DPI di Desa Karang Buah, Desa Rangga Surya, Desa Karang Dukuh. Kecamatan Belawang. Padi lokal terkena fisiologis /... selengkapnya
Pengamatan Keliling OPT-DPI Hari/Tanggal : Rabu, 22 Mei 2024 Provinsi : Kalimantan Selatan Kecamatan : Anjir Muara Desa : Anjir... selengkapnya
Monitoring DPI Desa : Purwosari Baru Kecamatan : Tamban Terkena : Banjir Fase : Persemaian Umur : 15-30 hss Verietas... selengkapnya
22 Januari 2024. Pengamatan padi. Siam Kupang. 45hari lacakan. terserang jamur (cercospora). Rekomendasi: fungisida dan pupuk hayati.
Pertemuan Gapoktan Hari/Tanggal : Kamis, 2 November 2023 Gapoktan : Tani Mandiri Desa : murung keramat Kecamatan: belawang Kabupaten :... selengkapnya
PENANGANGANAN PENYAKIT TUNGRO DENGAN PUPUK HAYATI “DAKARZ” Pupuk Hayati Cair merk DAKARZ mengandung beberapa mikroba fungsional yaitu : Pseudomonas flourescens,… selengkapnya
Rp 65.000



Saat ini belum tersedia komentar.